Arsip Blog

QR Code

Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Juni 2010

Perempuan

Sosok yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.
Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dia pulalah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemah lembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan. Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki, tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.

Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya kata-kata yang lembut ungkapan-ungkapan sayang yang sepele namun baginya sangat berarti membuatnya aman di dekatmu.

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya  tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya. Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki, apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu.

Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan
disana karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.

(Sumber : Unknown, tapi tulisan ini pernah dimuat di milis resonansi pada 31 Maret 2004)
Read More

Jumat, 28 Mei 2010

Belajar Dari Matahari

Kalau kita mau membuka hati dan pikiran kita sesungguhnya di alam ini banyak yang dapat kita ambil sebagai hikmah dan tauladan , kali ini kita bisa belajar dari kearifan Matahari.

Apa yang telah diajarkan oleh Matahari ... ?


Matahari mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya menyayangi dan mencintai tanpa membedakan asal usul, suku, agama, warna kulit, status sosial, Semua diperlakukan sama oleh matahari.

Sinar matahari dengan setia menyinari siapa saja tanpa membeda bedakan. Apakah itu seorang pelacur, germo, preman, perampok, pejabat, staf biasa, pendeta atau kyai. Pokoknya semuanya di terangi dengan kapasitas yang sama. Prinsip kearifan matahari adalah memberi dan menyebarkan sinar Kebajikan.

Sinarnya yang selalu hadir setiap pagi dan tenggelam di sore hari. Hal ini menandakan bukti nyata sebuah kesetiaan yang tiada taranya kepada seluruh isi jagad raya ini. Tidak pernah sekalipun matahari ingkar janji lalu tidak muncul di pagi hari dan tidak tenggelam di ufuk barat. Kesetiaan yang tiada taranya ini seharusnya diteladani oleh setiap orang. Yaitu dengan senantiasa tetap setia pada janji yang pernah diucapkan, janji kepada Tuhan atau janji kepada sesama manusia.

(Dikutip dari buku : Ajaran Manunggaling Kawula Gusti oleh Sri Muryanto)
Read More

Kamis, 17 September 2009

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Tidak peduli berapa kali kita meminta Maaf, kata-kata yang pernah keluar dari mulut kita akan menggema selamanya. Memang sebuah permintaan Maaf di hari yang Fitri ini bisa mengobati banyak hal. Namun kita juga harus mengingat bahwa semua itu tidak akan ada artinya saat kita mengulangi kesalahan itu kembali.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 H.
Saya dan Keluarga mohon maaf lahir dan batin.
Taqobballahu Minna Wa Minkum. Taqobballahu ya Karim
Minal Aidin wal Faidzin. Kullu Amin wa Antum fi Khoir

(Bambang Tri Wardhana)

Read More